Mengenal Corporate University Jawa Barat
(Jawa Barat Corpu sesuai Pergub Jawa Barat
Nomor 106 Tahun 2020)
Oleh;
Budy Hermawan
Corporate
University (Corpu) bukan sekadar istilah keren dalam dunia pelatihan ASN.
Corporate University adalah strategi besar pemerintah daerah untuk memastikan
bahwa pengembangan kompetensi aparatur tidak lagi bersifat seremonial, tetapi
benar-benar berdampak pada kinerja organisasi.
Pemerintah
Provinsi Jawa Barat melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 106 Tahun
2020 menetapkan petunjuk teknis penyelenggaraan Jawa Barat Corporate
University (Jabar Corpu) sebagai sistem pembelajaran terintegrasi bagi ASN.
Regulasi ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pengembangan SDM
aparatur di Jawa Barat.
Latar
Belakang Jabar Corpu
Reformasi birokrasi
menuntut perubahan paradigma pelatihan ASN. Pelatihan tidak boleh hanya
berhenti pada ruang kelas, tetapi harus menjadi bagian dari strategi organisasi
untuk mencetak aparatur yang profesional, berintegritas, dan adaptif.
Corporate
University hadir karena pola pelatihan konvensional sering kali tidak selaras
dengan kebutuhan organisasi. Dunia berubah cepat: teknologi berkembang,
tantangan global meningkat, dan masyarakat menuntut pelayanan publik yang lebih
berkualitas.
Maka,
Jabar Corpu dirancang untuk memastikan pembelajaran ASN berjalan cepat,
relevan, terukur, dan berdampak langsung pada capaian visi-misi Pemerintah
Provinsi Jawa Barat.
Pengertian
Corporate University
Dalam
ketentuan umum Pergub, Corporate University didefinisikan sebagai entitas
pendidikan yang berperan sebagai sarana strategis untuk mendukung pencapaian
tujuan organisasi melalui pengorganisasian, integrasi, dan manajemen
pembelajaran secara sistematis.
Dengan
kata lain, Corpu bukan kampus baru. Tidak ada wisuda toga tiap bulan. Ini
adalah mesin penggerak kompetensi ASN berbasis kebutuhan organisasi.
Asas Jabar
Corpu
Penyelenggaraan
Jawa Barat Corpu didasarkan pada asas-asas utama berikut:
- Objektif, artinya pembelajaran disusun
berdasarkan kebutuhan nyata organisasi dan ASN.
- Terencana, seluruh program pembelajaran
disusun secara sistematis dan berkelanjutan.
- Terbuka, Corpu dapat diakses dan
dimanfaatkan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jabar.
- Akuntabel, pengelolaan Corpu dilakukan
secara terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keempat
asas ini menegaskan bahwa Corpu bukan kegiatan formalitas, tetapi instrumen
strategis.
Maksud Jabar
Corpu
Maksud
dibentuknya Jabar Corpu adalah untuk mewujudkan ASN yang profesional, kompeten,
dan tangguh dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi serta visi-misi
Pemerprov Jawa Barat.
Selain
itu, Corpu dimaksudkan untuk memenuhi hak ASN dalam pengembangan kompetensi
minimal 20 jam pelajaran per tahun, serta membangun budaya pembelajaran
berkelanjutan melalui pendekatan corporate university.
Tujuan Jabar Corpu
Tujuan utama
Jawa Barat Corpu adalah:
- Terwujudnya kebutuhan pembelajaran
dan pengembangan kompetensi ASN Jawa Barat untuk pencapaian visi dan misi
pemerintah daerah.
- Terbangunnya sistem pembelajaran
ASN yang terintegrasi secara berkelanjutan dan terukur.
Dengan tujuan
ini, pembelajaran ASN tidak lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari
strategi organisasi.
Sasaran Jabar Corpu
Adapun sasaran
utama Jawa Barat Corpu meliputi:
a) Terwujudnya organisasi dan individu
pembelajar di seluruh perangkat daerah.
b) Meningkatnya kapasitas kompetensi ASN
dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi dan pembangunan daerah.
c) Terwujudnya ASN yang memiliki wawasan
global dan mampu berkontribusi bagi masyarakat luas.
Ruang Lingkup Jabar Corpu
Pergub 106/2020
menjelaskan ruang lingkup Jabar Corpu meliputi:
- Tata Kelola Strategis Pembelajaran
(Learning Strategic Governance)
- Fokus Pembelajaran (Learning Focus)
- Pengelolaan Pengetahuan (Knowledge
Management)
- Rancang Bangun Pembelajaran
(Learning Architecture)
- Sistem Penyampaian Pembelajaran
(Learning Delivery System)
- Infrastruktur Pembelajaran
(Learning Infrastructure)
- Sistem Pembelajaran Terintegrasi
(Learning System)
- Rumah Pembelajaran dan Sertifikasi
Profesi ASN
Ini menunjukkan
bahwa Corpu bukan hanya pelatihan, tetapi ekosistem pembelajaran ASN
menyeluruh.
Tata Kelola Jabar Corpu
Unsur pengelola Corpu:
a) Dewan Pengarah dipimpin Gubernur dan Wakil Gubernur
b) Dewan Pengawas melibatkan DPRD
c) Pimpinan Eksekutif oleh Sekda
d) Dekan sebagai koordinator pembelajaran
e) Ketua Jabar Corpu mengidentifikasi kebutuhan strategis
f) Organisasi Manager menyelenggarakan pengembangan
kompetensi
Struktur ini
memastikan Corpu berjalan dengan koordinasi lintas perangkat daerah.
Fokus Pembelajaran ASN Jawa Barat
Fokus
pembelajaran Jabar Corpu diarahkan untuk mendukung:
a) pencapaian visi-misi pemerintah daerah
b) kebutuhan kompetensi organisasi
c) penguatan nilai kearifan lokal dan etika
profesional
d) peningkatan kualitas layanan publik
Artinya ASN
belajar bukan sekadar menambah sertifikat, tetapi meningkatkan kinerja nyata.
Knowledge Management: ASN Tidak Boleh Amnesia Institusi
Bab
V mengatur pengelolaan pengetahuan melalui Chief Knowledge Officer dan
Knowledge Manager. Pengetahuan harus disimpan dalam repository agar dapat
digunakan ulang.
Ini
penting karena sering terjadi: pegawai pindah, pensiun, atau mutasi, lalu
ilmunya ikut hilang. Corpu hadir agar organisasi tidak mengalami “amnesia
struktural”.
Sistem Pembelajaran Terintegrasi
Bab VI sampai
Bab IX menjelaskan bahwa Corpu harus memiliki:
1) learning architecture yang jelas
2) delivery system modern
3) infrastruktur pembelajaran memadai
4) learning system terintegrasi
Dengan
demikian, pembelajaran ASN Jawa Barat dapat dilakukan secara sistematis,
terukur, dan berkelanjutan.
Evaluasi dan Akuntabilitas
Bab
X menegaskan bahwa Kepala Badan melakukan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan
Jabar Corpu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Corpu
bukan proyek gaya-gayaan. Ini harus bisa dipertanggungjawabkan: output,
outcome, sampai dampaknya pada pelayanan publik.
Penutup
Jawa Barat
Corporate University adalah strategi transformasi pembelajaran ASN menuju
birokrasi modern. Pergub 106 Tahun 2020 memberikan landasan kuat bahwa
pengembangan kompetensi ASN harus:
1) terintegrasi dengan tujuan organisasi
2) berbasis kebutuhan nyata
3) didukung sistem pengetahuan
4) adaptif terhadap perubahan global
5) akuntabel dan berkelanjutan
Dengan
Jabar Corpu, ASN Jawa Barat diharapkan menjadi aparatur pembelajar,
profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan masa depan.


Komentar
Posting Komentar